Banda Aceh, (28/08/2025) Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Aceh menyelenggarakan kuliah tamu (guest lecture) yang mengangkat topik penting tentang “Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus”. Acara yang berlangsung di Aula Jurusan Keperawatan, menghadirkan pakar keperawatan Dr. Ns. Cut Husna, S.Kep., MNS, sebagai pemateri.
Kuliah umum ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa dan tenaga kesehatan tentang pendekatan keperawatan yang komprehensif dan terencana dalam menangani pasien Diabetes Mellitus (DM), dengan fokus utama pada pencegahan komplikasi. Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit metabolik yang prevalensinya terus meningkat dan membutuhkan penanganan multidisiplin, di mana peran perawat sangat krusial.
Materi yang disampaikan mencakup tiga poin utama, sebagaimana tertera pada spanduk acara:
-
Askep DM (Asuhan Keperawatan Diabetes Mellitus): Pembahasan mendalam mengenai langkah-langkah asuhan keperawatan yang sistematis, mulai dari pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, hingga evaluasi pada pasien DM.
-
Peran Perawat Diabetes: Menjelaskan peran strategis perawat sebagai edukator, motivator, dan fasilitator bagi pasien dan keluarga dalam mengelola penyakit diabetes secara mandiri (self-management).
-
Keperawatan Medis: Meninjau aspek teknis medis keperawatan dan intervensi yang diperlukan untuk menangani berbagai kondisi akut dan kronik yang mungkin dialami pasien DM.
Dr. Ns. Cut Husna, S.Kep., MNS, yang merupakan Pemateri pada kegiatan tersebut, menyampaikan materi dengan jelas dan interaktif. Beliau menekankan bahwa perawatan yang terencana dan berkelanjutan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan mencegah terjadinya komplikasi serius seperti penyakit jantung, gagal ginjal, retinopati, dan luka diabetik.
Ketua Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan yang diwakilkan oleh Ns. Isneini, M.Kep., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemateri dan antusiasme para peserta. Beliau menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjembatani teori di bangku kuliah dengan praktik nyata di dunia kesehatan. “Kuliah tamu dari ahli seperti ini memberikan perspektif dan wawasan terkini yang sangat berharga bagi calon perawat kami. Ini sejalan dengan visi kami untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis tetapi juga mampu memberikan asuhan yang holistik dan berbasis evidence,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh 167 orang mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan, dan dosen. Antusiasme peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang berlangsung aktif, dimana banyak pertanyaan kritis seputar tantangan dalam penerapan asuhan keperawatan diabetes di lapangan.
Acara ditutup foto bersama, menandai suksesnya penyelenggaraan acara kuliah tamu ini dan komitmen Poltekkes Kemenkes Aceh dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan di daerah Aceh. (fh)






